DAS Gg Nibung yang perlu segera direlokasi Pemkot Samarinda

DAS Gg Nibung yang perlu segera direlokasi Pemkot Samarinda

Samarinda di landa banjir berkepanjangan akibat air pasang sungai mahakam meluap

Samarinda di landa banjir berkepanjangan akibat air pasang sungai mahakam meluap

hujan setiap hari sejak 26 nop tengah malam akibatnya kota samarinda terendam karena air sungai juga sedang naik pasang diperkirakan sampai pertengahan desember 2008.banyak kerugian yang diderita masyarakat samarinda akibat banjir di-mana2 jalan macet dan jadi rusak. Jl. dr.sutomo,perempatanMall Lembuswana ,Jl.M.Yamin dan S.Parman, Jalan Pemuda dan jl. Remaja. dampak pasca banjir berbagai penyakit bisa merugikan masyarakat samarinda.p1010067

Pemerintah kota harus mengantisipasi akibat banjir tersebut ,Kapan samarinda terbebas dari keadaan tersebut,padahal setiap tahun warga samarinda selalu kebanjiran. Pemerintah Kota melalui para camat dan lurahnya segera saja membantu rakyatnya yang langsung kena banjir dan untuk tahap pertama segera ambil tindakan emergency dan darurat dgnmemperlancar sungai karang mumus dan membebaskan DAS sekitar Gang nibung serta mengeruk muara sungai karang mumus.

Untuk masyarakat segera kerja bakti dengan membersihkan parit di muka rumah masing2 ,adakan gerakan bebas banjir yg di mulai oleh Kelurahan2

sekotamadya Samarinda, kalau Kampung Hijau sudah berjalan bagus gerakannya sudah me masyarakat. demikian himbauan saya, mari kita kerjakan saling membahu dan gotong royong agar samarinda bebas banjir

Wassalam

Johansyah amin

4 Comments on Samarinda Banjir ,Juma’t 28 nop 2008

  1. hery says:

    setuju, problem banjir samarinda memang terletak di das nibung yang harus segera di bereskan, drainage yang harus diperbaiki, serta resapan air yang banyak berkurang akibat pembukaan lahan, baik untuk KP batubara maupun untuk perumahan, menurut saya perumahan masih agak mending karena masih menyisakan lahan hijau baik berupa pohon2 dan tanaman lainnya untuk mempercantik lingkungan dibanding KP batubara yang hanya mengeruk terus dibiarkan begitu saja…..

  2. deden m. ihsan says:

    pak johan, rumah pian kada kena banjir kalo?

  3. John Goplem says:

    samarinda kok bisa banjir yah, kotanya pindah saja ke gunung.

  4. dwi says:

    cool nggak mas banjirnya???
    hehehe… Pemerintah kita buta tuli mas… pengusahanya juga bodo amat… masyarakatnya juga acuh tak acuh…
    Jadi mereka itu benar2 menganggap ini hal biasa tahunan sepertinya…
    mampir aja ketempat timpakul. doi ngasih masukan tuh.hehehe..

Leave a Reply