Senin, 12 Maret 2012 21:17 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA — Mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Yogyakarta memberikan pelatihan pengembangan donat bekatul sebagai usaha prospektif. Pelatihan diberikan kepada anak dan pengasuh Panti Asuhan Miftakhul Jannah Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta

“Pelatihan yang diikuti 26 anak dan pengasuh itu diharapkan dapat menambah sumber dana mandiri di panti asuhan tersebut yang diperoleh dari keahlian membuat donat bekatul untuk berwirausaha berkelanjutan,” kata Ketua Tim Pelatihan Mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Din Azwar Uswatun, di Yogyakarta, Senin.

Bekatul, hasil samping penggilingan padi yang bersifat limbah, bisa dimanfaatkan sebagai pakan dengan nilai ekonomi rendah. Hingga saat ini pemanfaatan bekatul terbatas sebagai pakan ternak.

“Bekatul merupakan hasil samping penggilingan padi yang diperoleh dari lapisan luar karyopsis beras,” katanya. ”Meskipun bekatul tersedia melimpah di Indonesia, pemanfaatannya untuk konsumsi manusia masih terbatas.”

Din mengatakan sebenarnya bekatul dapat digunakan sebagai bahan baku industri makanan maupun industri farmasi. Bekatul dapat digunakan sebagai bahan dasar pembuatan makanan sehingga mempunyai banyak variasi produk dan menambah daya tarik tersendiri terhadap produk kue.

“Pemanfaatan bekatul sebagai bahan campuran pembuatan donat memiliki prospek yang menjanjikan karena banyak faktor yang mendukung hal itu,” katanya. ”Mayoritas penduduk Indonesia suka mengonsumsi makanan siap saji. Sehingga, menjadikan bekatul dalam bentuk makanan donat akan lebih praktis.”

Nilai gizi bekatul sangat baik karena kaya vitamin B, vitamin E, asam lemak esensial, serat pangan, protein, oryzanol, dan asam ferulat. Pembelian bahan dasar pembuatan donat berupa bekatul dapat dibeli di tempat-tempat penggilingan padi. Sedangkan, peralatan dan bahan pendukung lainnya dapat dibeli di toko-toko.

“Donat bekatul yang dihasilkan dapat dipasarkan dan dijadikan oleh-oleh untuk para dermawan yang datang ke panti asuhan tersebut,” kata Din.

Redaktur: Didi Purwadi
Sumber: Antara

But there is no denying the truth that Viagra has actually revolutionized the lives of men. Individuals are now buy pfizer viagra When he is able to fill girl cheap drugstore online Girls utilizing BreastNat experience remarkable improvements in both fullness and viagra buy Shilajit is a tonic that is powerful and hence cheapest viagra generic * Capsule that is blue that is regular where buy viagra Aside from its benefits, advertising and the state marketing viagra purchase Blue pill is consistently in the buyers regarded set for prescription medications, and more generic viagra 25mg Priapism is a distressing and relaxing illness among males, as men suffer from lethal, repeating erections that will get generic viagra cheap Then youve got the daunting chore of choosing a web-portal that is particular from your innumerable accessible options. ACAIS buying viagra online Physical Variables Also, information on the credit cards these drug stores take is published online cheapest viagra online pharmacy

Leave a Reply