Kenali Mitos Seputar Metabolisme
Tribun Kaltim – Sabtu, 7 Januari 2012 09:07 WITA
Share |
TRIBUNKALTIM.co.id – Tubuh merupakan alat pembakar kalori alami. Setiap kegiatan yang kita lakukan, termasuk hal simpel seperti bernapas, membaca, dan tidur pun membutuhkan energi. Hanya saja, kita sering tidak tahu berapa banyak kegiatan yang dibutuhkan untuk membakar kalori yang ada dalam tubuh.
Banyak hal dilakukan untuk meningkatkan sistem metabolisme tubuh kita. Namun, mempercayai mitos yang salah justru bisa membuat metabolisme semakin melambat. Mari jadikan tubuh alat pembakar kalori super dengan mengetahui 4 fakta ini.
Latihan kardio bisa memperpanjang proses metabolisme.
Latihan kekuatan seringkali menjadi pusat perhatian jika membicarakan soal pembakaran kalori. Memang benar, otot yang dibentuk dalam latihan kekuatan dapat membakar kalori lebih banyak. Tak hanya itu, latihan kekuatan bahkan mampu memperpanjang proses pembakaran kalori usai latihan.
Sebuah studi yang dimuat dalam Medicine & Science in Sport & Exercise menjelaskan mereka yang bersepeda dengan stationary bike selama 47 menit rata-rata mengalami pembakaran 519 kalori saat berolahraga. Sedangkan selama 14 jam ke depan, masih terjadi pembakaran sebanyak 190 kalori.
“Jika kita melakukan olahraga kardio 2 atau 3 kali dalam seminggu selama 45 menit, kita bisa menghilangkan sekitar setengah kilogram lemak setiap 2 minggu. Hal ini disebabkan kombinasi pembakaran kalori saat dan usai sesi olahraga,” papar David Nieman, PhD, pemimpin studi sekaligus profesor dalam bidang ilmu olahraga di Appalachian State University.
Tidur lama = Bakar kalori lebih banyak.

Banyak yang berpikir, jika tidur bisa menimbun banyak lemak. Padahal, nyatanya lebih banyak tidur bisa mempercepat sistem metabolisme. Dalam studi yang dimuat dalam American Journal of Clinical Nutrition, sehari tanpa tidur akan menurunkan resting metabolic rate hingga 5% selama beberapa jam hingga keesokan harinya. Selain itu, keesokan pagi setelah tidak tidur semalaman membuat kita membakar kalori 20% lebih lambat. Jadi, apa salahnya mulai hari ini kita menata kembali waktu tidur kita untuk mendapatkan metabolisme yang lebih baik.
Kita bisa memperbaiki metabolisme yang melambat karena usia.

Mitos yang beredar mengatakan, wanita yang menginjak usia 40 tahun lebih mudah menggemuk. Sebuah studi yang dilakukan Cell Metabolism mengatakan kondisi ini disebabkan level esterogen yang menurun pada saat menopause. Padahal reseptor esterogen dalam otak merupakan pengontrol berapa banyak kalori yang dibakar dalam sehari. Berkurangnya esterogen berdampak pada berkurangnya metabolisme. Dalam satu hari, wanita yang mengalami menopause akan membakar 50 kalori lebih sedikit dari sebelumnya.
Untuk mengakali hal ini, lakukan latihan angkat beban. Sesi angkat beban regular (3 kali angkat beban dengan 10-12 kali repetisi, dilakukan 3 kali seminggu selama 12 minggu) akan menambahkan massa beban yang cukup untuk membakar 45 kalori ekstra. Hal ini bisa meningkatkan metabolisme yang menurun pada wanita yang mengalami menopause.
Makanlah untuk meningkatkan metabolisme.

Tubuh merupakan mesin pembakar lemak yang bekerja setiap saat. Namun, ada satu hal yang bisa menghentikannya, yaitu penurunan gula darah.
“Bahan bakar utama otak adalah gula darah. Jadi saat hal tersebut berkurang, otak mengambil langkah untuk menopang pengiriman gula sehingga otak bisa berfungsi secara normal. Tubuh melepaskan hormon kortisol untuk memecah jaringan, termasuk otot, dan menjadikannya glukosa untuk memberi makan otak,” jelas Dan Benardot, PhD, seorang profesor gizi dari Georgia State University.
Dengan kata lain, rendahnya gula dalam darah membuat kita memiliki lebih sedikit otot. Tak heran metabolisme tubuh pun menurun. Untuk mengatasinya, konsumsilah camilan yang mengandung 100-200 kalori di antara makan besar untuk menjaga tingkat gula darah.
Tak ada lagi kata terkecoh dengan mitos seputar metabolisme. Jadikan tubuh pembakar kalori super dengan mengikuti 4 fakta di atas dan dapatkan tubuh ideal yang diinginkan dengan segera. (Grace Natali/Prevention)

Editor : Fransina

Leave a Reply